KONFIGURASI PVST+
PVST+ dikembangkan untuk menjalankan
sebuah jalur yang independent dari IEEE 802.1D untuk setiap VLAN dalam
jaringan. Kemudian dalam PVST+ juga terdapat port state dan operasi PVST+. STP
dan PVST+ menggunakan lima port state yang terdiri dari blockir, listening,
learning, forwadding dan disabled. Di dalam konfigurasi PVST+ terdapat 2 metode
yang digunakan yaitu metode pertama menggunakan vlan spanning-tree vlan-id root
primary, dan metode yang kedua yaitu menggunakan vlan spanning-tree vlan-id
proritas value.
Adapun kita juga harus mempertimbangkan
beberapa hal dalam konfigurasi PVST+ diantaranya yaitu portFast dan BPDU Guard,
dan menggunkan mode PVST, load balancing. Perintah spanning portFast digunakan
untuk mengaktifkan portFast pada port switch. Dan pada perintah spanning-tree
bpduguard enable digunakan untuk mengaktifkan BPDU Guard pada port akses layer
2. Kemudian dengan menggunakan mode PVST dapat meminimalis terjadinya collision
data saat pengiriman paket. Load balancing digunakan untuk melakukan backup
jaringan dengan mempertimbangkan skala prioritasnya.
Kemudian tujuan dari PVST+ load
balancing yaitu untuk mengkonfigurasi 2 atau lebih root bridgest vlan yang
berbeda dengan menggunakan redudant link. Langkah-langkah membuat konfigurasi
PVST+ yaitu :
1.
Kita harus
membuat skema terlebih dahulu, disini saya menggunakan aplikasi packet tracer
untuk mengkonfigurasinya.
3. Selanjutnya
yaitu kita mengaktifkan mode access pada S1,S2 dan S3 kemudian kita mendaftarkan access vlan yang telah
ditentukan.
4. Langkah
selanjutnya yaitu kita mengaktifkan mode trunk native vlan 99 pada S1,S2 dan S3
S1 Confignya
yaitu :
S2 confignya
yaitu :
S3 Confignya
yaitu :
5. Kemudian kita
memberikan ip address terhadap vlan 99 tehadap S1, S2 dan S3
S1 confignya
yaitu :
S2 confignya
yaitu :
S3 confignya
yaitu :
6. Lalu kita mulai
mengkonfigurasi STP dan PVST+ load balancing. Ketentuannya S1 prioritas vlan 1,
10, 30, 50 dan 70. S2 secondary untuk semuan VLAN. Dan S3 prioritas VLAN 20,
40, 60, 80, 99.
S1 confignya
yaitu :
S2 confignya
yaitu :
S3 confignya
yaitu :
7. Langkah
selanjutnya yaitu konfigurasi postFast dan bpduguard
S1 confignya yaitu :
S1 confignya yaitu :
S2 confignya yaitu :
S3 confignya yaitu :
8. Lalu,
konfigurasi ip address untuk masing-masing client
Client 1 :
Client 2 :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar