HSRP (Hot Standby Router Protocol)
HSRP menyediakan layanan gateway default untuk host.
Gateway yang digunakan pada host merupakan alamat virtual gateway. Jika terjadi
kegagalan terhadap router master, maka router standby akan aktif. Disini saya
sudah melakukan percobaan jika router 1 dan router 2 berubah status. Yang
tadinya router 2 statusnya standby diubah menjadi aktif. Dan router 1 yang
awalnya statusnya aktif berubah menjadi standby. Berikut konfigurasinya dalam
Cisco packet tracer :
1. Kita
membuat skemanya terlebih dahulu, lalu konfigurasi ip address terhadap R1, R2,
dan R3 kemudian kita daftarkan router ospf 1 ke R1, R2, dan R3
2. Kemudian
setelah kita mendaftarkan router ospf 1 terhadap semua router, kita langsung mengecek alokasi terhadap server
3. Setelah
itu, kita melakukan implementasi Redundancy HSRP, kembali ke R1 menggunakan
“standby 1 priority”. Dan untuk membaca ketika off line menjadi online kembali
menggunakan “standby 1 preempt”. Ip untuk standby yaitu 192.168.20.254
4. Ketika
akan melakukan HSRP perbedaan terjadi di priority yaitu R1 menggunkan priority
110 sedangkan R2 menggunakan priority 105. Dan untuk melihat router mana yang
keadaannya aktif dan mana yang keadaannya standby yaitu dengan menggunakan
perintah “sh standby brief”.
5. Kita
akan mengecek atau mencoba kapan R2 akan mengalami status aktif yaitu ketika
interface R1 mengalami permasalahan.
Ini kembali lagi ke awal :
6. Lalu,
kita mengecek ip address yang digunakan dalam client dan mencoba di client
menggunakan command promp “tracert 192.168.1.2”
7. Kemdian
jika semuanya sudah selesai, kita telah berhasil mengimplementasikan HSRP
tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar