Selasa, 28 April 2020

HSRP (Hot Standby Router Protocol)

HSRP (Hot Standby Router Protocol)



HSRP menyediakan layanan gateway default untuk host. Gateway yang digunakan pada host merupakan alamat virtual gateway. Jika terjadi kegagalan terhadap router master, maka router standby akan aktif. Disini saya sudah melakukan percobaan jika router 1 dan router 2 berubah status. Yang tadinya router 2 statusnya standby diubah menjadi aktif. Dan router 1 yang awalnya statusnya aktif berubah menjadi standby. Berikut konfigurasinya dalam Cisco packet tracer :

1.      Kita membuat skemanya terlebih dahulu, lalu konfigurasi ip address terhadap R1, R2, dan R3 kemudian kita daftarkan router ospf 1 ke R1, R2, dan R3





2.   Kemudian setelah kita mendaftarkan router ospf 1 terhadap semua router, kita langsung mengecek alokasi terhadap server


3.   Setelah itu, kita melakukan implementasi Redundancy HSRP, kembali ke R1 menggunakan “standby 1 priority”. Dan untuk membaca ketika off line menjadi online kembali menggunakan “standby 1 preempt”. Ip untuk standby yaitu 192.168.20.254



4.    Ketika akan melakukan HSRP perbedaan terjadi di priority yaitu R1 menggunkan priority 110 sedangkan R2 menggunakan priority 105. Dan untuk melihat router mana yang keadaannya aktif dan mana yang keadaannya standby yaitu dengan menggunakan perintah “sh standby brief”.


5.  Kita akan mengecek atau mencoba kapan R2 akan mengalami status aktif yaitu ketika interface R1 mengalami permasalahan. 


Ini kembali lagi ke awal :


6.  Lalu, kita mengecek ip address yang digunakan dalam client dan mencoba di client menggunakan command promp “tracert 192.168.1.2”



7.  Kemdian jika semuanya sudah selesai, kita telah berhasil mengimplementasikan HSRP tersebut.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar