Kamis, 25 Maret 2021

TUGAS PERTEMUAN 2 STUDI KASUS SISTEM PENGGAJIAN DI PERUSAHAAN METLAND TRANSYOGI DAN MODEL PROTOTYPE

 

TUGAS PERTEMUAN 2

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

STUDI KASUS

SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN

DI PERUSAHAAN METLAND TRANSYOGI DAN MODEL PROTOTYPE





NAMA : IRA ZULVIA

                NIM     : 12182446

                                                              KELAS : 12.6AA.07

 


TEKNIK INFORMATIKA

STMIK NUSA MANDIRI

2021/2022

1.     1.  Latar Belakang Studi Kasusnya :

        Perkembangan dunia informasi yang semakin meningkat dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi komputer yang mampu menunjang berbagai kebutuhan dan permintaan informasi dari pengguna  membuat informasi telah menjadi suatu kebutuhan utama dalam bidang apapun. Saat ini studi kasus sistem penggajian karyawan dan model prototype sering kita jumpai di suatu perusahan. Penggajian adalah memberikan kompensasi untuk pegawai berupa gaji sebagai kembalian finansial kepada para pegawai sebagai ganti kontribusi mereka terhadap organisasi, instansi atau lembaga (Noviyani, 2009).

1. 2. Konsep Dasar Data

Data dapat didefinisikan sebagai deskripsi dari suatu dan kejadian yang kita hadapi (Ladjamudin, 2005). Data dapat berupa catatan-catatan dalam kertas, buku, atau tersimpan sebagai file database. Proses pengolahan data terbagi menjadi 3 tahapan yang disebut dengan siklus pengolahan data (Data Processing Cycle), yaitu :

1)      Tahapan Input

2)      Tahapan Processing

3)      Tahapan Output


1. 3. Metode Prototype

Model prototype adalah pendefinisian sejumlah sasaran perangkat lunak berdasarkan kebutuhan dan pemahaman secara umum, tetapi tidak bisa mengidentifikasi kebutuhan secara rinci untuk beberapa fungsi dan fitur-fitur.


Tahap-tahapannya yaitu :

1)    Sebelum kita membuat atau merancang suatu sistem, tentunya kita harus mengomunikasikan terlebih dahulu apa yang ingin dituju atau bagaimana prosesnya. Pada Perusahaan Metland Transyogi, sebaiknya terlebih dahulu membicarakan untuk membuat sistem penggajian karyawannya kepada pimpinan.

2) Setelah itu, sasaran yang dilakukan yaitu seluruh karyawan Metland Transyogi dan bagaimana proses atau tujuan yang dijalankannya dan dibicarakan kepada pimpinan tersebut.

3)      Membuat suatu model atau desain yang tepat dalam pembuatan sistem penggajian karyawan Metland Transyogi.

4)  Prototype yang telah dibuat diserahkan kepada pimpinan untuk di evaluasi dan diberi masukan, jika ada yang kurang memuaskan.

5)      Kemudian, ada perbaikan dan pengembangan sistem yang dilakukan dalam proses tersebut dan biasanya bersifat dinamis serta ada timbal balik yang diberikannya dalam pembuatan sistem tersebut.

1.4. Use Case Diagram

Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Use case diagram pada aplikasi terdiri dari dua aktor yaitu administrator dan user.


Administrator bertindak sebagai aktor yang mempunyai hak mengelola data yaitu dengan menambah, mengubah maupun menghapus data individu pegawai, dan data gaji serta membuat laporan.

 5. Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa ekseskusi.


Administrator memulai aktivitas dengan log in. Jika tidak valid maka sistem akan menampilkan menu log in hingga valid. Setelah masuk, aplikasi sistem akan menampilkan halaman menu utama administrator. Administrator dapat memakai aplikasi sesuai hak aksesnya, yaitu memilih menambah data, mengubah data, menghapus data. Setelah selesai pemakaian maka administrator dapat keluar dari aplikasi.



Merupakan class diagram Pegawai pada sistem informasi Kepegawaian dan Penggajian yang di rancang. Apabila user melakukan login sebagai administrator, maka user akan terhubung pada diagram add data pegawai dengan atribut tambah, ubah dan hapus. Jika melakukan login sebagai user, maka akan terhubung pada class seacrh data pegawai dan class laporan gaji. 


Menggambarkan satu aliran utama untuk seorang administrator mengelola data pegawai. Dalam skenario ini administrator akan memasukkan username dan password yang benar, yang diidentifikasi sebagai admin yang mampu mengakses dan mengelola data. Admin melakukan input data pegawai jika ada pegawai yang ditambahkan, data tersebut disimpan pada tabel pegawai berupa nama pegawai, nip pegawai, tanggal lahir, agama jenis kelamin, status, dan jumlah anak.



Admin juga dapat melakukan tugas mengolah data gaji berupa data golongan yang berisi jabatan, status pegawai, kode golongan, mulai tugas, masa kerja, gaji pokok. Data tersebut disimpan pada tabel golongan. Data tunjangan berisi tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan akses dan lain sebagainya. 

1.6. Kesimpulan Hasil Studi Kasus Sistem Penggajian Karyawan di Perusahaan Metland Transyogi dan Model Prototype

Dalam studi kasus tersebut, memudahkan seluruh karwayan beserta staff yang bertugas untuk mengetahui berapa gaji mereka, tunjangan apa saja yang di dapat, dan lain sebaginya. Sehingga karyawan pun tidak bertanya-tanya perihal keuntungan yang mereka dapatkan selama bekerja di Perusahaan Metland Transyogi tersebut dengan menggunakan model prototype. Model prototype tersebut juga membutuhkan tahapan-tahapan dalam proses pembuatannya. 


 











 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rangkuman Pertemuan Bab 4 RPL KONSEP PERANCANGAN

  Rangkuman Pertemuan 4 Konsep Perancangan Nama                          : Ira Zulvia Nim                             : 12182446 Kel...